Sebuah petualangan edukatif yang tak terlupakan menghiasi hari-hari anak-anak SD Tara Salvia pada tanggal 29-30 Januari 2024 dan 1 Februari 2024. Mereka tidak hanya memasuki dunia pembelajaran yang menyenangkan, tetapi juga menggali potensi kreatif mereka dalam sebuah workshop minyak jelantah yang inovatif. Dibimbing oleh Tim dari Jalantara dan didampingi oleh guru-guru sekolah, anak-anak terlibat dalam serangkaian kegiatan yang memikat hati dan pikiran mereka.

Tim Jalantara membawa semangat baru ke dalam kelas, mengemas edukasi dengan cara yang begitu menarik sehingga anak-anak tidak hanya terlibat, tetapi juga senang mengikuti setiap langkahnya. Mereka tidak hanya belajar tentang pentingnya menjaga lingkungan dengan mendaur ulang minyak jelantah, tetapi juga melangkah lebih jauh dengan menciptakan sesuatu yang berguna: sabun cuci tangan dan karbol.

Workshop ini bukanlah sekadar demonstrasi, tetapi lebih seperti sebuah praktikum yang menyenangkan. Anak-anak diajak untuk aktif terlibat dalam setiap tahapan, mulai dari memahami bahan-bahan yang dibutuhkan hingga proses pembuatan yang sebenarnya. Mereka tidak hanya belajar tentang komponen-komponen kimia yang digunakan, tetapi juga pentingnya keselamatan dan kehati-hatian dalam setiap langkahnya. Dari pemakaian sarung tangan hingga penggunaan kacamata pelindung, setiap detailnya dijelaskan dengan cermat untuk memastikan keselamatan mereka.

Mengemas Sabun Buatan Anak-anak Sendiri

Pentingnya edukasi yang dikemas dengan cara yang menarik memang tidak bisa diabaikan. Anak-anak membutuhkan pengalaman belajar yang memikat dan menyenangkan untuk dapat menyerap pengetahuan dengan lebih baik. Dalam suasana yang santai dan menyenangkan seperti workshop minyak jelantah ini, mereka lebih terbuka untuk menyerap informasi dan mengeksplorasi kreativitas mereka. Lebih dari sekadar pelajaran formal di kelas, edukasi yang menarik menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan berkesan.

Selama workshop, anak-anak tidak hanya mempelajari cara membuat sabun dari minyak jelantah, tetapi juga menyadari pentingnya menjaga lingkungan. Mereka belajar bahwa minyak jelantah tidak boleh dibuang sembarangan, tetapi dapat diolah kembali menjadi produk yang berguna. Hal ini menciptakan kesadaran lingkungan yang penting bagi generasi masa depan untuk menjadi agen perubahan dalam menjaga keberlanjutan bumi.

Kejora, salah satu murid kelas 4 SD Tara Salvia, memberikan testimoni yang menggembirakan, “Acaranya seru banget lho.” Ini adalah bukti nyata bahwa workshop ini bukan hanya sekedar kegiatan biasa, tetapi merupakan pengalaman yang menyenangkan dan berharga bagi anak-anak. Mereka tidak hanya belajar, tetapi juga menikmati setiap momen dalam prosesnya.

Fun Learning dengan tema minyak jelantah ini merupakan contoh yang luar biasa tentang bagaimana edukasi yang dikemas dengan cara yang menarik dapat menginspirasi dan mengedukasi anak-anak dengan cara yang lebih efektif. Lebih dari sekadar mempelajari pembuatan sabun, mereka juga belajar tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengasah kreativitas dalam mendaur ulang sampah dan limbah sesuai dengan prinsip reuse, reduce, recycle. Jalantara berharap kesuksesan workshop ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk menciptakan lebih banyak lagi acara edukatif yang memikat bagi anak-anak. Dengan demikian, kita dapat bersama-sama menciptakan generasi yang lebih sadar lingkungan dan kreatif dalam menjaga bumi kita.

Murid-murid SD Tara Salvia dalam kegiatan Fun Learning Jalantara Hari Pertama